Beijing - Model besar kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang diwakili oleh ChatGPT, memimpin gelombang baru pengembangan teknologi AI global, dengan penelitian baru terkait dan munculnya beragam produk-produk baru.

Baru-baru ini, kemunculan Sora, model AI yang mampu menciptakan adegan realistis dan imajinatif dari instruksi teks, juga telah kembali menarik perhatian pada AI.

Teknologi AI merupakan kekuatan pendorong yang signifikan untuk produktivitas baru. Dalam beberapa tahun terakhir, China sangat mengutamakan pengembangan AI sehingga banyak tempat telah memperkenalkan serangkaian langkah untuk memanfaatkan peluang-peluang tersebut, yang menghasilkan perkembangan teknologi dan industri AI yang pesat.

Teknologi seperti pengenalan wajah, pengenalan suara, robot cerdas, realitas virtual (virtual reality/VR), kendaraan swakemudi, banyak digunakan dalam kehidupan sosial China, yang mencakup berbagai bidang seperti pendidikan, perawatan medis, ilmu pengetahuan dan teknologi, logistik, pertanian, hiburan. Sejumlah perusahaan backbone terkemuka pun berkembang pesat.

Guna mendukung pengembangan AI, pemerintah China telah memperkenalkan sejumlah kebijakan penelitian dan pengembangan (litbang) teknologi ilmiah, mendorong penerapan dan pengembangan industri, mengoordinasikan peningkatan inovasi skenario AI, serta berfokus pada pemecahan masalah penerapan dan industrialisasi utama.

Menurut Perencanaan Pengembangan Generasi Baru Kecerdasan Buatan (Development Planning for a New Generation of Artificial Intelligence), pada 2030, teori, teknologi, dan penerapan AI di seluruh dunia akan mencapai level maju secara umum.

China bertekad menjadi pusat inovasi AI utama di dunia. Dan skala industri inti AI akan menembus satu triliun yuan yang akan mendorong skala industri terkait melampaui 10 triliun yuan.

Dalam beberapa tahun terakhir, banyak kota di China telah mempercepat integrasi sumber daya inovasi untuk memanfaatkan peluang pengembangan AI, mendorong pembuatan sistem teknologi independen AI, dan pengembangan industri.

Beijing merupakan daerah dengan sumber daya talenta AI yang terkonsentrasi, kemampuan litbang dan inovasi yang kuat, serta iterasi produk yang aktif di China.

Menurut laporan yang dirilis oleh Institut Strategi Pengembangan Kecerdasan Buatan Generasi Baru China (Chinese Institute of New Generation Artificial Intelligence Development Strategies/CINGAI), dari sekitar 2.200 perusahaan AI di negara itu, Beijing menyumbang sekitar 28 persen, menempati urutan pertama di antara semua provinsi dan kota di negara itu.